agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Sunday, 18 August 2019   |   08:45 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

2 Faktor Yang Membuat Gareth Bale Sulit Pergi Dari Madrid

Gareth Bale

Gareth Bale digosipkan bakal pergi meninggalkan Real Madrid. Tapi, ada 2 kendala yang dinilai akan menghambat kepergian pemain internasional Wales itu. Apa saja?

Gosip transfer Bale kembali mencuat sesudah allenatore Madrid, Zinedine Zidane mengumumkan sedang mengurus kepergiannya dari Santiago Bernabeu. Winger berusia 30 tahun itu digosipkan akan balik ke Tottenham Hotspur, sampai yang terbaru dikabarkan akan menuju Liga Super China.

Eks Presiden Madrid, Ramon Calderon, menyebut ada 2 faktor yang menghambat kepergian Bale dari Madrid. Pertama adalah mengenai gaji dan yang kedua adalah si pemain yang kini menetap di Madrid.

Gaji Bale di Los Blancos dikabarkan mencapai 668 ribu euro per pekan atau sekitar Rp 10,4 miliar. Gaji sebesar itu yang sudah membuat klub-klub lain sulit untuk mendapatkannya.

“Tak ada pemain bintang, dan dia merupakan salah satu dari mereka pastinya, yang ingin berada di bangku cadangan. Dia ingin tampil, tak masalah dimana saja, akan tetapi saya rasa di klub besar, namun tak ada tawaran yang datang, itu merupakan masalahnya” ucap Calderon.

“Mereka berbicara mengenai klub China, tapi mereka mempunyai masalh terkait biaya transfernya. Aturan baru mereka mengharuskan membayar sejumlah uang yang sama kepada federasi. Itu artinya akan menggandakan jumlah biaya transfer. Saya rasa dalam hal ini solusi yang terbaik adalah pinjaman, namun tak ada yang mau melakukannya” sambung pria berusia 68 tahun itu.

Calderon juga mengatakan, Bale memang diprediksi tak akan lanjut di Madrid. Calderon menghubungkan situasi kembalinya Zidane dengan winger kelahiran Cardiff, 16 Juli 1989 itu.

“Pastinya itu tak akan berlanjut. Untuk semuanya, untuk pemain, pelatih dan juga klub. Zinedine Zidane mengabaikannya saat dia meninggalkan klub di awal musim lalu. Dia ingin mempertahankan Cristiano Ronaldo dan menjual Gareth Bale’ lanjut Calderon.

‘Florentino Perez tak mengikuti saran itu, jadi Zidane yang pergi dari klub. Saat dia kembali 2 bulan yang lalu, dia mengatakan Bale takkan ada lagi di masa depan. Mungkin komentarnya tak terlalu tepat, namun yang dia perlihatkan adalah dia sudah muak dengan situasi ini dan hal terbaik adalah menemukan solusi secepatnya” demikian pria kelahiran Madrid, 26 Mei 1951 itu.