agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Sunday, 08 December 2019   |   17:35 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

3 Sebab yang Membuat Dortmund Dapat Mengalahkan Kekuasaan Bayern di Liga Jerman

Lucien Favre

 

Tujuh musim belakangan ini, Bayern Munchen jadi penguasa Bundesliga, tidak ada satu club juga dapat menandingi mereka. Tetapi, musim 2019-2020 ini nampaknya Bavarian harus siaga pada Borussia Dortmund.

Kekalahan Munchen dari Dortmud di final Piala Super Jerman menegaskan akan berlangsungnya perubahan peta kompetisi juara Bundesliga.

Untuk menjaga supremasi domestik, Bayern Munchen sangat agresif di bursa transfer panas musim ini. Mereka repot cari alternatif dua pemain penting disamping ofensif, Franck Ribery serta Arjen Robben.

Khasnya Borussia Dortmund condong enjoy. Pembelian pemain yang mereka kerjakan tidak begitu jorjoran. Dengan formasi scuad yang ada mereka siap jadi lawan serius Bayern Munchen.

Mungkinkah club yang kental dengan warna kuning itu menggusur lawannya dari singgasana? Ada tiga fakta yang memperkuat hal tersebut. Baca penjelasannya:

Mempersiapkan Segalanya Lebih Cepat ketimbang Bayern Munich

Dalam 20 tahun paling akhir Dortmund ialah hanya satu club yang dapat berkelanjutan menandingi Munchen. Mereka memenangkan gelar back-to-back di 2010-2011 serta 2011-2012, sebelum pada akhirnya sampai sekarang Bayern abadi jadi juara Bundesliga.

Tetapi, berkaca pada perolehan musim kemarin, team bimbingan Lucien Favre wajar membuat Bayern Munchen ketar-ketir. Dortmund selama putaran pertama persaingan kokoh di pucuk klassemen Bundesliga sebelum pada akhirnya dikudeta Bayern. Kompetisi antarkeduanya sangat seru sampai akhir musim.

Menyambut musim ini, Dortmund mengakhiri masalah transfer mereka lebih dini. Mereka menggandeng bek Bayern Munchen, Mats Hummels serta bek sayap Tim nasional Jerman, Nico Schulz dari Hoffenheim, untuk melakukan perbaikan posisi belakang.

Borussia Dortmund belajar beberapa dari pengalaman tidak mengenakkan musim kemarin. Die Borussen sudah sempat unggul sembilan point dari Bayern. Rapuhnya pertahanan membuat mereka kehilangan banyak point di partai-partai penting.

“Dortmund sudah merubah langkah pandang mereka mengenai kompetisi. Saat mereka unggul sembilan point, mereka masih tidak menjelaskan jika gelar itu ialah arah mereka serta itu ialah suatu yang mereka mengaku jadi kekeliruan. Mereka siap-siap lebih awal untuk melakukan perbaikan kondisi,” kata jurnalis Bundesliga Archie Rhind-Tutt.

Jadon Sancho Tengah On Fire Saat Ini

Borussia Dortmund punyai Jadon Sancho yang permainannya mulai membaik.

Sancho tampil di 43 pertandingan musim kemarin, dia cetak 13 gol. Sang striker sayap asal Inggris itu kelihatan semakin mengilap diawalnya musim.

Dia jadi kartu truf Dortmund waktu membabat Bayern Munchen di final Piala Super Jerman melalui sumbangsih gol serta assistnya.

Di lain sisi, Bayern Munchen sedang kebingungan cari bintang baru yang dapat punyai peranan besar untuk menaikkan permainan team.

Bayern Munchen Belum Memiliki Pemain Baru yang Berbakat

Bayern Munichen habiskan panas musim ini untuk memburu pemain depan Manchester City, Leroy Sane, yang menjadi sasaran nomer satu club untuk isi kekosongan yang dibiarkan oleh Arjen Robben serta Franck Ribery.

Tetapi, negosiasi tidak berjalan lancar. Terakhir Sane dihajar luka berat. Terakhir mereka sukses datangkan Ivan Perisic dari Inter Milan. Tetapi, hal tersebut dipandang belum cukup.

“Bayern cuma kehilangan empat laga musim kemarin tapi, lihat mereka belum memperoleh bintang dambaan di bursa transfer, membuat persiapan mereka hadapi musim baru kurang baik. Pelatih Niko Kovac mengiginkan terdapatnya penyegaran, tetapi dia tidak punyai waktu yang banyak.” tutur Archie Rhind-Tutt.

Terakhir nama Philippe Coutinho dihubung-hubungkan dengan Bayern. Tetapi, mereka harus berkompetisi dengan club kaya Prancis, PSG untuk dapat menggandeng striker asal Barcelona itu.

“Saya fikir Coutinho akan memberikan Bayern suatu yang dikit berlainan, tapi itu masih adalah skenario aneh buat Bayern sebab mereka terlatih mengakhiri usaha pembelian pemain lebih dini,” kata Rhind-Tutt.

“Mereka sudah menyesuaikan diri mereka dibawah banyak desakan serta masih berasa ada suatu yang hilang dari Bayern saat ini.”