agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Wednesday, 21 November 2018   |   03:15 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

5 Hal yang Menyebabkan Real Madrid Terpuruk Musim Ini

Real Madrid

Real Madrid jadi satu diantara bahasan kelompok penggemar sepak bola di Spanyol. Sayang, bukan bagian positif, tetapi perform negatif Real Madrid pada awal musim ini.

Bukti paling akhir, Real Madrid mencapai hasil jelek pada jornada 8 sesudah kalah dari Alaves, di Estadio de Mendizorroza. Awal mulanya, Los Blancos tidak dapat menang dalam tiga pertandingan paling akhir di semua arena pertandingan.

Pada, diatas kertas, Real Madrid lebih diunggulkan di banding Alaves. Tetapi, Real Madrid tidak dalam perform terbaik hingga mesti menerima kekalahan dari tuan-rumah.

Rangkaian hasil jelek itu membuat Los Blancos tengah dirundung krisis. Banyak yang meramalkan jika tempat pelatih Julen Lopetegui terancam. Di bawah ini 5 perihal yang mengakibatkan Real Madrid tengah ada dalam kesusahan.

Posisi Depan Kurang Tajam

Kehilangan pemain yang cetak 30 gol dalam sembilan musim beruntun akan tinggalkan lubang yang besar buat team manakah juga. Akan tetapi, yang lebih mengagetkan ialah Los Blancos tidak beli alternatif dari Cristiano Ronaldo.

Presiden Florentino Perez tertarik mengambil Eden Hazard pada musim panas tapi tidak berhasil. Diluar itu, minat mereka pada Harry Kane serta Robert Lewandowski ikut tidak ada akhirnya.

Demikian sebaliknya, Lopetegui diminta tergantung pada Karim Benzema, yang penampilannya telah alami penurunan mencolok, serta Mariano Diaz yang belumlah dapat tembus team penting. Madrid sekarang mesti memikul risikonya.

Barisan Pertahanan Kurang Tebal

Real Madrid begitu kesusahan cetak gol tapi pertahanan mereka ikut tampak ringkih. Sergio Ramos patut mendapatkan masukan sesudah bermain jelek pada awal musim ini serta membuat beberapa kekeliruan waktu menantang Alaves.

Thibaut Courtois bertanggungjawab atas gol kemenangan Manu Garcia serta kebijaksanaan Julen Lopetegui merotasi penjaga gawang bukan ketetapan yang bagus. Lopetegui mainkan Courtois untuk pertandingan La Liga serta Keylor Navas di Liga Champions hingga hal tersebut mungkin butuh diperhitungkan kembali

Alvaro Odriozola yang menukar Dani Carvajal di tempat bek kanan ikut membuat team kesusahan serta tampak grogi.

Pemain Kreatif Absen

Dani Carvajal serta Marcelo ialah pemain kunci buat Zinedine Zidane pada musim kemarin. Mereka dapat memberi jalan keluar dalam keadaan tertekan dan meningkatkan serangan disamping sayap. Sayangnya, ke-2 pemain itu sekarang ini mangkir sebab cedera serta Madrid begitu kehilangan mereka.

Lopetegui tidak mujur dengan cedera. Benzema sangat terpaksa ditarik waktu interval saat menantang Alaves serta perubahan Gareth Bale kelihatannya telah terlambat.

Bale mangkir waktu Madrid kalah menantang CSKA Moscow di Liga Champions serta begitupun Isco, yang baru sembuh dari operasi usus buntu. Pemain cadangan seperti Marco Asensio semestinya dapat bermain lebih baik tapi absennya beberapa pemain terpenting membuat Madrid menanggung derita.

Kecapekan Setelah Piala Dunia

Luka Modric pada bulan lantas mengakui terasa kecapekan dengan fisik serta emosional sesudah pimpin Kroasia ke final Piala Dunia. Walhasil, bisa jadi bukan semata-mata Modric.

Raphael Varane, yang bertanggungjawab atas gol kemenangan Alaves, adalah sisi terpenting dari keberhasilan Prancis di Rusia sesaat Courtois, Carvajal, Ramos, Nacho, Isco, Asensio, Lucas Vazquez, Odriozola, Marcelo serta Casemiro semua ikut serta di set skema gugur.

Reeal Madrid bukan hanya satu team yang terserang efek tapi musim panas mereka begitu pendek, mengingat mereka ikut sampai final Liga Champions pada 26 Mei, kurang dari tiga minggu sebelum Piala Dunia bergulir.

Hengkangnya Zidane

Zinedine Zidane dapat memberi keberhasilan besar di Real Madrid. Pelatih dari Prancis itu begitu popular di kelompok beberapa pemain. Ia menyatukan perasaan sama-sama menghargai dengan style kepelatihannya yang enjoy hingga pemain miliki keyakinan diri untuk memberi yang terunggul.

Akan tetapi, Zidane pergi pada saat puncaknya sesudah pimpin Madrid mencapai juara Liga Champions 3x dengan mujur, serta mungkin tidaklah heran jika pelatih-pelatih seperti Mauricio Pochettino, Jurgen Klopp serta Massimiliano Allegri tidak terasa cukuplah meyakini untuk menggantikannya.

Lopetegui mesti disadari dapat nikmati keberhasilan dengan beberapa pemain Spanyol di Madrid waktu bekerja di timnas tapi lalu dikeluarkan sebelum mengakhiri pekerjaan itu. Yang sangat terpenting, ia bukan Zidane.