agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Tuesday, 23 October 2018   |   00:15 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Bertengkar dengan Pemain, Mourinho Dikatakan Kuno

Ahmed Hossam Mido

 

Bekas penyerang Tottenham Hotspur, Ahmed Hossam Mido, menilainya langkah manajer Manchester United (MU), Jose Mourinho, mengatasi pemain telah kuno.

Akhir minggu lantas, MU bermain seri 1-1 menantang Wolverhampton di Old Trafford dalam kelanjutan Liga Inggris. Paul Pogba memberi komentar nyelekit masalah alur permainan MU yang diaplikasikan Jose Mourinho.

Pogba menyebutkan MU semestinya dapat mencetak kemenangan jika bermain lebih menyerang. Komentar itu rupanya membuat Mourinho, yang memercayai strategi Parkir Bus, meradang.

Puncaknya, manajer asal Portugal itu akan memutus untuk mencabut tempat Pogba menjadi wakil kapten Setan Merah, julukan MU. Tidak cuma itu, MU juga melabeli Pogba di harga 200 juta pound sterling, yang mengisyaratkan gelandang asal Prancis itu akan di jual.

“Saya turut prihatin dengan keadaan yang dihadapi Mourinho. Saya ketahui dia sudah membuat kekeliruan serta dia tidak mengatasi media lewat cara terunggul terpenting di saat-saat susah (bersama dengan MU),” tutur Mido.

Berkelahi dengan Pogba, kata Mido, membuat Mourinho tampak kuno dalam mengatasi pemain di masa moderen. Lebih, pemain di jaman saat ini banyak yang berani lakukan pembangkangan.

“Sejumlah besar kesalahannya sebab Mourinho tidak tahu bagaimana mengatasi ruangan ubah di saat-saat susah. Kadang, dia menanganinya lewat cara lama, tetapi beberapa pemain telah berlainan,” tutur pria berumur 35 tahun itu.

“Seputar 10 tahun lantas, saat Anda muncul ke media serta mengkritik Zanetti, Maldini, atau Stam, esok harinya, di pertandingan selanjutnya, mereka berupaya untuk menunjukkan Anda salah. Sesaat generasi ini berfikir lewat cara berlainan, Anda tidak dapat memperoleh reaksi yang sama dari mereka.”

Mido meneruskan, Mourinho tidak dapat ikuti perubahan jaman. Manajer berumur 54 tahun itu terpaku lewat cara lamanya daripada pikirkan langkah baru mengatasi pemain bengal.

“Ini ialah ruang dimana Mourinho kesusahan, dia masih tetap mengatasi beberapa pemain lewat cara yang sama juga dengan di Porto atau Chelsea. Dia memperoleh reaksi-reaksi yang tidak dia prediksikan,” kata Mido akhiri.