agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Thursday, 16 August 2018   |   05:09 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Icardi Dan Dybala Kemungkinan Absen Pada Piala Dunia 2018

Paulo Dybala

Harapan dari Paulo Dybala serta Mauro Icardi untuk tampil pada ajang Piala Dunia 2018 terancam sirna. Pelatih Argentina, yakni Jorge Sampaoli mengindikasikan bila tidak bakal membawa mereka.

Padahal kedua striker tersebut tampil dengan impresif pada level klub. Bersama dengan Juventus, Dybala sudah mengumpulkan 21 gol dan juga lima assist yang membantu timnya untuk memimpin di klasemen Serie A dan juga berhasil lolos ke babak perempatfinal ajang Liga Champions.

Sedangkan Icardi tampil dengan tajam bagi  Inter Milan dengan menciptakan 22 gol pada Serie A di dalam 24 laga. Icardi jadi salah satu dari alasan tim Nerazzurri masih pada persaingan finis di posisi empat besar.

Namun, Dybala serta Icardi gagal untuk merebut hati Sampaoli sebab gagal bersinar pada pertandingan-pertandingan yang penting. Di dalam enam laga di bawah arahan Sampaoli, Dybala gagal menciptakan gol dan cuma satu kali bikin assist itupun ketika menghadapi tim lemah Singapura. Sementara Icardi cuma tiga kali bermain dengan membuat satu assist.

Dybala serta Icardi dicoret oleh Sampaoli dari skuat Argentina saat melakoni persiapan akhir sebelum bertanding pada Rusia di musim panas yang akan datang. Tim Albiceleste dijadwalkan melawan Italia (23/3/2018) sebelum akan menantang Spanyol empat hari berselang. Peluang dari Dybala serta Icardi pun tipis.

“Rumit untuk Dybala agar terbiasa dengan sistem kami. Kami tak dapat meningkatkan performa dirinya dan kami mesti menilai apakah para pemain yang saat ini [pada skuat ini] lebih baik ketimbang Paulo atau apakah kami mesti terus bekerja bersama dengan Paulo untuk dapat meningkatkan performanya,” ujar Sampaoli.

“Situasi Icardi hampir sama dengan Dybala. Transisi performa Icardi dari Inter ke Argentina sendiri bukanlah yang terbaik. Saya menganggapnya seperti itu dan merasa kami mesti bekerja dengan lebih baik, namun kami tak punya cukup waktu. Mungkin adaptasi dirinya perlu waktu yang lama.”

“Saya tak menyingkirkan dirinya, namun dengan sebagai pelatih Argentina saya mesti fokus di penampilan di dalam lapangan,” ungkap Sampoli.