agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Sunday, 20 September 2020   |   21:48 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Kalah 2-3 atas Atletico Madrid, Liverpool tersingkir dari Liga Champions

Alvaro Morata

Sempat unggul dua gol lebih dulu, Liverpool takluk 3-2 dari Atletico Madrid lewat perpanjangan waktu. Hasil ini membuat mereka tersingkir dari Liga Champions. Berlaga di Anfield pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3/2020) dini hari WIB, Liverpool yang tertinggal agregat 0-1 tampil menekan. Meski begitu, skuat Juergen Klopp sempat kesulitan untuk mencetak gol karena kegemilangan Jan Oblak. Usaha mereka baru membuahkan hasil di menit ke-43 lewat Georginio Wijnaldum. Di babak kedua, Oblak masih menunjukkan kepiawaiannya di bawah mistar. Liverpool gagal menambah gol hingga 90 menit berakhir.

Situasi ini membuat laga harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu karena agregat sama kuat 1-1. Di babak tambahan, Liverpool berhasil mencetak gol kedua mereka melalui Roberto Firmino. Tertinggal 2-0, Atletico bangkit dengan mencetak dua gol yang diborong oleh Marcos Llorente di 15 menit pertama perpanjangan waktu. Pasukan Diego Simeone menambah satu gol di babak tembahan kedua lewat Alvaro Morata. Tim asal Ibu Kota Spanyol ini menutup laga dengan kemenangan 3-2. Mereka memastikan ke perempatfinal dengan keunggulan agregat 4-2. Kekalahan di Anfield merupakan yang pertama Liverpool sejak dilatih Klopp pada Oktober 2015.

Klopp sudah memimpin Liverpool di 34 pertandingan di kompetisi ini dengan rekor 19 kemenangan, sembilan kekalahan dan enam seri. Klopp juga selalu membawa Liverpool ke final dengan sekali juara pada musim 2018/19. Kekalahan ini juga menegaskan penurunan performa Liverpool belakangan ini. Sejak menang tipis atas Norwich City 1-0 di Liga Inggris (16/2), Liverpool menderita empat kekalahan dalam enam pertandingan terakhir di semua ajang. Kapten Liverpool, Jordan Henderson menilai sebenarnya The Reds yang layak lolos ke perempatfinal. Henderson juga menyesali gol-gol mudah ke gawang Liverpool. Ada tiga gol dari enam tembakan on target.

“Jelas kami sangat kecewa dengan hasil akhir itu. Saya kira performa kami secara keseluruhan bagus, intensitas kami bagus seperti yang kita bahas sebelum pertandingan,” kata Henderson. “Kami sudah berusaha sekuat tenaga dalam laga itu jadi kami sangat kecewa terutama dengan gol-gol yang membobol gawang kami. Sebagian besar, kami puas dengan penampilan kami malam ini. Tapi, gol-gol itu mengecewakan. Kami sudah mengalami situasi seperti ini dalam beberapa tahun terakhir dan kami tahu bagaimana pentingnya untuk tetap fokus sampai akhir laga, bahwa kehilangan konsentrasi bisa merugikan anda. Kami layak untuk terus melaju berdasar keseluruhan performa, jadi kami jelas sangat kecewa,” dia menambahkan.

Bek The Reds, Van Dijk juga menyesali kegagalan Liverpool kali ini. Dia juga menegaskan bahwa Si Merah sudah bermain sip selama 95 menit. “Kami penuh energi, kami menciptakan banyak peluang. Semua sudah dikerahkan, selain gol kedua di waktu normal,” kata Van Dijk. “Kami bermain fantastis selama 95 menit, tapi malangnya hal seperti ini terjadi. Kami sama sekali tak lelah,” dia menambahkan. Manajer Juergen Klopp tampak tak senang dengan strategi bertahan tim lawan. “Saya sepenuhnya gembira dengan penampilan kami. Memang sulit untuk menghadapi sebuah tim seperti ini,” ucap Klopp usai pertandingan.

“Saya tidak mengerti dengan kualitas yang mereka punya, mereka bermain sepakbola seperti ini. Saya tidak memahaminya. Tapi pemenang memang selalu benar. Ketika saya melihat pemain-pemain seperti Llorente, Koke, Saul, mereka bisa memainkan sepakbola yang bagus tapi mereka bermain begitu dalam di daerah pertahanan sendiri dan melakukan serangan-serangan balik,” lanjut manajer Liverpool itu. “Tapi mereka mengalahkan kami jadi kami menerimanya dan menyelamati mereka,” Klopp menambahkan.