agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Wednesday, 17 July 2019   |   04:28 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Ole Gunnar Solskjaer Diyakini Akan Kesulitan

Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer di yakini akan sangat kesulitan dalam menghadapi pemain pemain bintang dari Manchester United. Hal tersebut di yakini menurut pandangan dari mantan striker Setan Merah, Dwight Yorke.

Ole Gunnar Solskjaer yang baru saja di tunjuk menjadi manajer interim The Red Devils untuk menggantikan Jose Mourinho. Pria asal Norwegia itu akan bertugas sampai akhir musim.

Penunjukkan Solskjaer itu telah menimbulkan sebuah keraguan di beberapa kalangan. Maklum saja, sang pelatih pernah gagal untuk mencegah Cardiff City agar terdegradasi di beberapa tahun yang lalu.

Yorke Ragu

Yorke meragukan jika sang mantan rekan setimnya itu memiliki kemampuan untuk menghadapi pemain pemain bintang United. Karena Jose Mourinho saja kesulitan dengan hal tersebut.

“Saya berpikir dia tidak akan bisa mempercayai keberuntungannya bahwa, dia telah mendapat kesempatan yang sangat luar biasa untuk dapat kembali ke klub. Saya pikir dia akan menjadi orang pertama yang mengakui hal itu,” kata Yorke kepada beIN Sports.

“Dia mengatakan bahwa dia sudah berubah, dia sudah dewasa, dan dia sudah melatih selama beberapa waktu dan dia tahu kadang kadang perlu punya tangan besi ketika berbicara dengan para pemain.” ujarnya kembali.

“Tetapi para pemain ini sangat berbeda dari yang dulu. Dia punya pengalaman di Cardiff City, tetapi jika Anda mulai mencoret pemain ini dan itu tidak akan berjalan dengan baik. Saya pikir akan menarik untuk melihat bagaimana dia mengatasinya hal tersebut.” Tandas Yorke.

Tidak Menyangka

Yorke pernah bermain dengan Solskjaer antara tahun 1998 dan 2002, bersama dengan pemain-pemain seperti Roy Keane, Peter Schmeichel, Paul Scholes dan Ryan Giggs.

Dan Yorke terkejut kalau Solskjaer yang terpilih untuk mengambil alih Manchester United, daripada beberapa sosok besar lainnya dari era United kala itu.

“Dia sudah diterima dengan sangat baik. Dia sangat di sukai, tetapi saya pikir dia akan menjadi orang paling terakhir dari kami semua untuk menjadi manajer,” tambah Yorke.

“Dia relatif tenang, di bandingkan dengan kepribadian besar Keane, Schmeichel dan para pemain tersebut. Dia tidak bisa berkata banyak di ruang ganti.” kata yorke.

“Dia hanya berkonsentrasi dan senang berada bersama sekelompok pemain yang unik.” Tutup Yorke.