agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Saturday, 17 November 2018   |   18:28 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Penampilan Arsenal Yang Sangat Buruk

Thierry Henry

Arsenal mengukir histori di Inggris lewat skuad The Invincible mereka di 2003/2004. Tapi kemudian performa The Gunners alami penurunan serta tidak dapat juara liga sekali lagi.

Di Premier League musim 2003/2004, Arsenal tampak jadi juara dengan laju perkasa. Mereka tidak terkalahkan di 38 kompetisi, memenangkan 26 pertandingan serta berimbang di 12 yang lain.

Itu yaitu titel ke-3 Arsenal dalam tujuh musim paling akhir, dimana dalam empat musim yang lain mereka finish jadi runner-up. Ironisnya, gelar yang dicapai pada musim 2003/2004 itu juga menandai yang paling akhir selama ini.

Pada musim selanjutnya, Arsenal finish jadi runner-up serta lalu alami penurunan levelnya. Dalam 10 musim setelah itu, scuad arahan Arsene Wenger itu empat kali finish ke-3 serta enam kali finish ke-4.

Arsenal kembali pada perebutan gelar pada musim 2015/2016, tapi penurunan perform di dalam musim buat mereka mesti senang jadi runner-up di belakang Leicester City. Anak-anak London utara ini lalu finish ke-5 di musim kemarin, sesaat musim ini masih tetap tertahan di posisi enam.

Sesudah sebagian musim dihujani kritik serta sorotan, Arsenal pada akhirnya meyakinkan ada perubahan untuk musim depan. Arsene Wenger juga akan meninggalkan klub yang bermakna dimulailah masa baru.

Eks pemain Arsenal Thierry Henry menyesalkan kegagalan Arsenal mengoptimalkan momentum waktu tengah menguasai. Lepas dari aspek geser stadion –dari Highbury ke Emirates– dia menilainya manajemen tidak berhasil memakai daya tarik club waktu itu untuk melindungi scuad tetaplah mumpuni.

” Saya senantiasa miliki, bukanlah satu penyesalan ya karna Anda tidak dapat menyesali apa yang berlangsung dalam kehidupan mengingat itu berlangsung karna satu argumen, yaitu sedikit kekecewaan. Kami tidak sempat ambil keuntungan dari dominasi kami, ” kata Henry pada Sky Sports.

” Umpamanya, kami dahulu yaitu club yang atraktif tapi karna kami geser ke stadion baru serta meninggalkan Highbury, yang mana nampaknya perlu serta itu mesti berlangsung. Kami semuanya memahami itu tapi kami tidak mengoptimalkan dominasi kami. “

” Kita semuanya dapat berspekulasi saat ini (bila bertahan di Highbury) serta katakan ‘Ya, kita juga akan menguasai’ tpai yang saya ketahui, serta ini fakta, kalau kami tidak mengoptimalkan dominasi waktu itu. Tidak cuma itu, kami tidak menaikkan scuad untuk menambal kehilangan, “

Jadi perbandingan, Sky Sports mencatat Arsenal tidak lakukan berbelanja besar pada musim panas 2004 sesudah juara tanpa ada terkalahkan. Mereka hanya menggunakan 4, 4 juta pound sterling untuk merekrut Robin van Persie, Manuel Almunia, serta Mathieu Flamini.

Sesaat Manchester United waktu itu keluarkan 40, 9 juta pound untuk Wayne Rooney, Alan Smith, serta Gabriel Heinze. Chelsea yang ambisius dengan yang memiliki baru bahkan juga menggunakan sampai 89, 6 juta pound, salah satunya untuk merekrut Didier Drogba, Ricardo Carvalho, Arjen Robben, Tiago Mendes, serta Petr Cech.

Bahkan juga dari Juni 2004 hingga Mei 2013, Arsenal jadi hanya satu yang untung dari bursa transfer sebesar 20 juta pound. Sesaat pesaingnya mengukir angka fantastis : Manchester City mengukir berbelanja bersih sebesar 410 juta pound, Chelsea sejumlah 390 juta pound, MU mencatatkan 170 juta pound, Liverpool sampai 169 juta pound, bahkan juga Totteham Hotspur sebesar 92 juta pound.

” Anda kehilangan Patrick Vieira serta Robert Pires. Saya takkan mengatakan semua, tapi Anda kehilangan kwalitas, beberapa pemenang, serta bebrapa nada pemimpin di ruangan ubah, ” kata Henry.

” Saya memahami ke mana tujuan klub waktu itu serta Arsene dan club lakukan pekerjaan yang mengagumkan untuk tetaplah jadi klub yang waktu itu. Tetapi kami tidak mengoptimalkannya serta bekasnya yaitu histori, ” tandasnya.