agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Sunday, 20 October 2019   |   01:37 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Pep Guardiola Terlihat Sedang Berjuang Keras

Pep Guardiola

Kunjungan Pep Guardiola ke Manchester City bisa mengancam nasib Sergio Aguero. Tapi, ada satu momen makan malam yang mengubah segalanya. Guardiola datang ke City pada musim panas 2016 dan pada saat itu Aguero adalah striker utama. Namun, bahkan masa depan Aguero banyak berspekulasi pada saat itu terkait dengan gaya permainan yang tidak sesuai dengan Pep. Selain itu, seiring dengan kedatangan Pep, City juga merekrut Gabriel Jesus, yang diperkirakan akan mengancam tempat Aguero. Namun, Aguero membuktikan prediksi itu salah. Di musim pertamanya bersama Pep, Aguero membuat 33 gol dan tujuh assist dari 45 penampilan di semua kompetisi. Memang Yesus bisa ikut campur di paruh kedua musim, tetapi Aguero tetap percaya karena saingannya bahkan cedera. Aguero mengakui bahwa pendekatan Pep membuatnya lebih percaya diri dan beradaptasi dengan gaya permainan manajernya. Terutama Pep secara khusus mengundangnya makan malam pada Januari 2017 ketika Aguero diancam oleh Yesus. “Pep meminta saya untuk mencoba gaya permainan baru dan saya harus beradaptasi. Itu tidak mudah tetapi saya tidak punya pilihan,” kata Aguero di Daily Mail.

Makan malam dengan Pep yang Mengubah Nasib Aguero Sergio Aguero telah dilatih oleh Roberto Mancini (Desember 2009 – Mei 2013), Manuel Pellegrini (Juni 2013 – Juni 2016) dan sekarang Pep Guardiola (Juli 2016 – sekarang). Penunjukan Pep Guardiola sebagai pelatih Manchester City pada Juli 2016 memicu gosip, terutama terkait dengan peran Aguero. Guardiola sering mengkritik penampilan striker Argentina itu, menuntut banyak hal dari penyerang, bahkan untuk mendatangkan striker baru Gabriel Jesus. Tentu saja, ini terjadi mengingat Guardiola dikenal sebagai pelatih yang suka menggunakan taktik kontrol bola daripada sepak bola langsung selama pertandingan. “Permainan saya sangat berbeda dari lima tahun pertama di City. Itu adalah perubahan total. Kami berbicara tentang banyak hal saat makan malam,” lanjutnya. Spekulasi hubungan panas antara Aguero dan mantan arsitek Barcelona muncul ketika keduanya terlihat di Salvi Restaurant, sebuah restoran Italia di kota Manchester pada Januari 2017.

Tapi ini hanya masalah, karena dalam buku ‘Pep City: The Making of a Superteam’, dijelaskan bahwa pertemuan itu adalah cara Guardiola membantu Aguero memahami filosofi permainan. “Rencananya terus tertunda dan akhirnya kami dapat bertemu juga, kami membicarakannya selama sekitar 20 menit. Selebihnya kami berbicara tentang hal-hal lain, keluarga, kehidupan secara umum. Saat itu Pep meminta Aguero untuk tidak menunggu di depan gawang dan harus lebih aktif dalam menekan lawan, agar bisa memenangkan bola. Hasilnya dalam tiga musim pertama Pep, Aguero membuat 103 gol atau rata-rata 30 gol per musim. Dia memiliki andil besar di depan dua gelar La Liga, dua gelar Piala Liga Inggris, dan satu Piala FA. Sergio Aguero telah menjadi tulang punggung lini depan Manchester City sejak ditandatangani dari Atletico Madrid pada 2011. Selama tinggal di Manchester City, Sergio Aguero telah merasakan 3 pola pengasuhan yang berbeda dari tiga pelatih. Sergio Aguero telah dilatih oleh Roberto Mancini (Desember 2009 – Mei 2013), Manuel Pellegrini (Juni 2013 – Juni 2016) dan sekarang Pep Guardiola (Juli 2016 – sekarang). “Ketika Pep datang, aku sedikit terkejut dengan intensitasnya, tidak pernah mudah untuk memahami keinginannya. “Saya melihat Pep sepertinya selalu menekan Anda. Anda mulai berpikir ‘Saya harus bermain bagus’ dan itu hanya membuat tekanan semakin besar,” jelasnya. “Namun, aku dapat dengan cepat memahami bahwa dia seperti itu. Pep sangat kuat. Dia tidak akan membiarkanmu pergi sedikit pun. Tidak ada hari libur,” pungkasnya.

No related content found.