agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Thursday, 14 November 2019   |   05:44 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Praveen/Melati Memang Jago!

Praveen Melati

Sukses yang didapat oleh Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dalam ajang kompetisi Denmark dan French Open 2019 sangat diapresiasi oleh pelatih mereka, Richard Mainaky. Itu merupakan bukti kalau mereka jago!

Praven/Melati pada akhirnya memenangkan titel juara setelah sebelumnya hanya menjadi langganan sebagai runner-up dalam turnamen BWF. Mereka sekarang ini sudah menjadi juara dalam Denmark dan juga French Open didalam dua pekan secara beruntun.

Cacatan apik lainnya adalah gelar tersebut didapatkan oleh Praven/Melati dengan menaklukan ganda campuran nomor satu di dunia, Zheng Siweo/Huang Ya Qiong. Dalam Denmark Open, Praveen/Melati sendiri berhasil mengalahkan unggulan kedua yang juga merupakan pasangan campuran dari China, yaitu Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping pada partai final dengan catatan 21-18, 18-21 dan juga 21-19. Sedangkan mereka menaklukan Zheng/Huang pada partai final French Open dengan duel hingga rubber game juga dengan cacatan 22-24, 21-16 dan 21-12.

Gelar itu didapatkan setelah Praveen diganjar dengan kartu kuning oleh Richard. Praveen disebutnya indisipliner.

“Saya merasa kalau faktor SP (Surat Peringatan) 2 tersebut merupakan salah satu pemacu saja. Namun saya melihat dengan adanya satu komitmen ataupun warning dari saya yang membuat terlebih kepada Praveen akan menjadi sadar sekali. Bahwa mereka memang memiliki kemampuan,” ujar Richard kepada salah satu media terkenal di Indonesia.

“Jadi sebelum pergi, saya panggil dan saya kash tahu semuanya. Setelahnya saya akan melihat Praveen yang sangat sadar, menyesal serta benar-benar ingin memperlihatkannya. Saya tidak akan memaksa, namun dia memiliki kemampuan. Ternyata hal tersebut bukanlah sebuah kebetulan, mereka bahkan juga dapat menaklukan pemain unggul satu dua, hal itu terjadi saat di Prancis,” lanjutnya.

Menurut kakak kandung Rexy dan juga Rionny Mainaky, dengan performa Praveen/Melati didalam dua turnamen Eropa membuktikan kalau Praveen dan juga khususnya memang memiliki kemampuan diatas rata-rata. Hal itu sebelumnya sama sekali tidak disadari.

Tidak hanya Praveen saja, akan tetapi Richard juga menyoroti perubahan yang dialami oleh Melati.

“Melatih juga sudah mulai ada perubahan. Sepuluh hari sebelum jalan, dia sudah mulai aktif dalam komunikasi dengan Praveen di atas lapangan. Ini merupakan satu angka menambah kualitas mereka naik dikarenakan mereka telah aktif, dari bahasa muka juga sudah jauh lebih menerima dan juga menerima serta mengoreksi apa yang telah dia lakukan dan itu membuat Praveen semakin nyaman,” katanya.

“Masih belum puaslah dengan hanya dua gelar itu saja. Sebagai seorang pelatih tentu saya mau mereka bisa juara terus. Saya juga haus atlet saya terus menjadi juara, namun semua itu merupakan proses. “Ya, semoga saja ini dapat terus berlanjut,” tutup Richard.

Praveen/Melati sekarang ini menduduki peringkat ke lima dunia untuk sementara. dengan cacatan 76,647 point didalam 22 turnamen yang sudah mereka jalani. Untuk ajang turnamen yang berikutnya yang akan diikuti oleh PRaveen/Melati adalah Fuzhou China Open 2019 disaat tanggal 5 November 2019 hingga 10 November 2019. Sementara pertandingan pertama Praveen/Melati pada ajang turnamen tersebut akan mempertemukan mereka melawan Takuro Hoki/Wakana Nagahara yang merupakan pasangan asal Jepang.

Setelah ajang kompetisi itu, Praveen/Melati akan pergi mengikuti ajang turnamen Sunrise Hong Kong Open di tanggal 12 November hingga 17 November 2019. Lawan bertanding Praveen/Melati sendiri masih belum ditentukan karena masih harus menunggu hasil dari babak kualifikasi nantinya.