agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Thursday, 19 September 2019   |   16:48 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Tottenham Singkirkan Ajax Lewat Comeback Dramatis!

Lucas Moura

Drama tercipta di Johan Cruyff Arena ketika Ajax Amsterdam melawan Tottenham Hotspur. Ketinggalan 0-2 terlebih dulu, Tottenham akhirnya meraih kemenangan 3-2 dan lolos ke final Liga Champions.

Di dalam pertandingan leg II babak semifinal Liga Champions pada hari Kamis (9/5/2019) dinihari WIB, Ajax yang menang 1-0 pada leg I mampu memperlebar jarak menjadi 3-0 lewat gol-gol Matthijs De Ligt dan Hakim Ziyech pada paruh pertama.

Tottenham yang ketinggalan 0-2 gantian tampil agresif pada babak kedua. Tim tamu pun berhasil memborbardir gawang Ajax untuk menyamakan skor lewat 2 gol Lucas Moura dalam tempo kurang dari 5 menit, yakni pada menit ke-55 dan ke-59.

Ajax sepertinya bakal lolos karena sampai injury time mereka masih memimpin agregat 3-2. Tapi gol ketiga Moura membuat tim tuan rumah tertunduk lesu dan Tottenham menang dengan skor 3-2 untuk melaju ke final Liga Champions usai unggul agresivitas gol tandang 3-3.

Di pertandingan final yang berlangsung di Wanda Metropolitano pada 1 Juni mendatang, Liverpool akan menjadi lawan Tottenham. Liverpool juga melakoni comeback setelah mencukur Barcelona 4-0 pada pertandingan leg II dan unggul agregat 4-3.

Jalannya Laga

Ajax langsung tampil dengan agresif sejak menit awal. Di menit ke-4, Hugo Lloris mesti bersusah payah menghalau tendangan Dusan Tadic yang mengenai Danny Rose dan berujung sepak pojok.

Dari situasi tendangan sudut tersebut, Ajax mencetak gol yang membawa mereka memimpin 1-0. Bola dilambungkan ke tengah kotak penalti oleh Lasse Schoene dan De Ligt yang lepas dari kawalan Kieran Trippier serta Dele Alli berhasil menyundul bola untuk menaklukkan Lloris.

Dua menit kemudian, Tottenham hampir menyamakan kedudukan usai Son Heung-Min melepaskan tembakan yang bisa melewati hadangan Andre Onana, namun bola hanya mengenai tiang gawang. Bola liar juga tidak bisa dimanfaatkan Christian Eriksen di tengah kotak penalti.

Ajax mendominasi jalannya laga sampai menit ke-20 dan sesudah itu Tottenham perlahan-lahan bisa lepas dari tekanan. Kombinasi Moura, Son dan Alli berulang kali bisa merepotkan barisan belakang Ajax.

Sebuah kesempatan diperoleh Eriksen di menit ke-24, akan tetapi bola sepakannya mengarah tepat ke Onana.

Ajax hampir menggandakan keunggulannya di menit ke-30. Tadic menerima umpan dari Donny Van De Beek dan menusuk ke dalam kotak penalti. Tadic kemudian melewati hadangan Toby Alderweireld dan melepaskan sepakan dari sudut sempit, tapi bola masih melebar tipis dari gawang Tottenham.

Lima menit kemudian, Ajax tidak membuang peluang untuk menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui Ziyech. Serangan cepat dibangun Ajax dan Tadic menjadi orang terakhir yang menguasai bola. Umpan mendatar yang dilepaskan Tadic ke dalam kotak penalti dituntaskan Ziyech dengan tendangan keras ke sudut kiri untuk menaklukkan Lloris.

Sampai berakhirnya babak pertama, Ajax masih unggul 2-0 atas Tottenham.

Memasuki paruh kedua, Tottenham memainkan Fernando Llorente dan menarik keluar Victor Wanyama untuk mempertajam daya gedor. Hasilnya Tottenham lebih menguasai jalannya laga di babak kedua dan membuat Ajax berada dalam tekanan.

Tottenham bisa memperkecil skor menjadi 1-2 di menit ke-55 melalui Moura. Danny Rose yang menusuk di sebelah kiri melepaskan umpan ke Alli. Lalu Alli memainkan umpan satu dua dengan Moura di muka kotak penalti sebelum memberikan ke si nama terakhir untuk dikonversinya menjadi gol.

Kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-59, sekaligus menghidupkan asa Tottenham untuk lolos. Bermula dari tembakan Llorente yang diblok Onana dari dekat, bola liar mampu dikuasai Moura dan dia bisa berkelit-kelit sebelum melepaskan tendangan ke pojok kanan gawang Ajax.

Di menit ke-64, Ajax hampir mencetak gol seandainya sepakan Ziyech di dalam kotak penalti memanfaatkan umpan mendatar Tadic tidak melenceng.

Pertandingan semakin memanas dan tekel-tekel sering terlihat dari kedua kesebelasan. Tottenham dan Ajax sama-sama bermain ngotot untuk mencari gol ketiga di pertandingan ini yang bisa memastikan langkah ke final.

Di menit ke-74, Alderweireld menyundul bola umpan sepak pojok Trippier, akan tetapi masih melenceng. Pada menit ke-79, suporter Tottenham dibikin deg-degan saat tembakan Ziyech dari depan kotak penalti mengenai tiang gawang.

Jan Vertonghen mendapatkan 2 kesempatan beruntun di menit ke-85 lewat situasi tendangan sudut. Bola disundul Vertonghen, namun masih bisa ditepis Onana. Bola muntah kembali disambar Vertonghen, tapi pemain bertahan Ajax masih bisa menghalau si kulit bundar di muka gawang.

Tottenham masih menguasai permainan dan mendapatkan kesempatan semenit kemudian, akan tetapi tendangan Son masih melambung.

Di masa injury time, Ajax hampir mencetak gol seandainya sepakan Ziyech tidak ditepis Lloris.

Tidak lama usai peluang tersebut, Moura membungkam publik tuan rumah melalui gol ketiganya yang juga membawa Tottenham berbalik unggul 3-2 di menit ke-96! Melalui serangan balik, Alli yang menerima bola dari Llorente langsung melepaskan umpan ke tengah kotak penalti. Moura bisa mengejar bola dan menaklukkan Onana untuk yang ketiga kalinya.

Itu menjadi gol terakhir di dalam pertandingan ini dan Tottenham yang berada di ujung tanduk justru lolos ke final dan akan menantang Liverpool pada 1 Juli mendatang.